Skip to main content

Film War Room Film Perang Terbesar

film+war+room+film+perang+terbesar

Bagi yang suka film perang jangan nonton film ini. Apalagi yang terkesiap dengan beterbangannya para pahlawan dalam film-film marvel yang membuat Superman frustasi datang jauh-jauh dari planet Crypton. War Room bukan film perang atau laga seperti itu, melainkan film perang abadi yang terjadi pada setiap pribadi manusia di bumi.

Film memang bahasa yang bisa diterima oleh semua kalangan, karena para petualang seni modern ini begitu haus menggali semua ide. Baik menjulang ke luar angkasa maupun menembus bumi, bahkan kali ini mereka berhasil menggali diri manusia sendiri. Kalau mau jeli justru film-film besar berhasil karena piawai menggali semua karakter peran dalam film itu.

Film War Room sebenarnya film drama religi, film yang berbicara soal keyakinan dengan bahasa yang heroik seperti halnya kata-kata seorang komandan di medan perang. Sebelum sang komandan memberikan orasi agar para prajuritnya berjuang habis-habisan melawan musuh, dia pasti sudah punya strategi untuk mengalahkan musuhnya.

Iblis adalah musuh abadi umat manusia. Peperangan yang tak pernah usai ini hampir tidak diperdulikan manusia, sehingga mereka sering kalah karena abai menyiapkan strategi. Film War Room akan membantu penontonnya untuk menyiapkan kamar khusus yang dilengkapi senjata paling modern dan strategi melawan iblis. Senjata paling ampuh yang sering digunakan para perubah sejarah. Melawan kezaliman dari siapapun dengan do'a dan kebaikan. Maka hadiah kemenangan akan dinikmati oleh semua manusia karena akhirnya manusia sadar musuh mereka itu iblis bukan sesama mereka.

Film War Room adalah film box office di tahun 2015. Film yang disutradarai Alex Kendrick ini berbiaya 3,5 juta dolar dan meraup keuntungan sekitar 13 juta dolar. Silahkan dibandingkan dengan film-film laga yang wara-wiri di tahun itu. Film berbiaya murah dengan tema religi ternyata punya daya tarik sendiri. Tentu karena para pembuatnya sudah memenangkan perang dalam dirinya pribadi.




Comments

Popular posts from this blog

Sebelum Nonton Film The Matrix Resurrections

Tentu masih ingat film trilogi The Matrix, manusia bisa berubah wujud,  melompat dari gedung ke gedung seperti terbang, baku hantam tapi tak berdarah-darah, bahkan  menahan peluru dengan kibasan tangan.   Lalu kita juga bisa melihat mahluk-mahluk aneh seperti gurita terbuat dari besi, sebuah mesin sadis yang tak punya perasaan memburu manusia. Hampir saja kita percaya bahwa itu semua terjadi di alam nyata. Padahal itulah yang dikehendaki mesin pembunuh, manusia hidup di alam virtual komputer dan terlepas dari kenyataannya. Mesin itu awalnya adalah sebuah program terkenal bernama matrix. Sebuah program yang dirancang manusia untuk membantu menyelesaikan segala urusannya yang rumit, sehingga direkayasa untuk bisa berpikir dan melakukan tindakan sendiri. Tentu saja dia menjadi sebuah raksasa data yang kemudian mampu mengambil keputusan sendiri untuk menyelesaikan masalah manusia. Mesin itu akhirnya mau mengambil seluruh urusan manusia, membuat manusia nikmat hanya hidup...